Kamis, 27 November 2014

Pengertian JavaScript



Pengertian JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemograman web yang bersifat Client Side Programming Language. Client Side Programming Language adalah tipe bahasa pemograman yang pemrosesannya dilakukan oleh client. Aplikasi client yang dimaksud merujuk kepada web browser seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox.
Jenis bahasa pemograman Client Side berbeda dengan bahasa pemograman Server Side seperti PHP, dimana untuk server side seluruh kode program dijalankan di sisi server.
Untuk menjalankan JavaScript, kita hanya membutuhkan aplikasi text editor, dan web browser.JavaScript memiliki fitur: high-level programming language, client-side, loosely tiped, dan berorientasi objek.

Fungsi JavaScript Dalam Pemograman Web

JavaScript pada awal perkembangannya berfungsi untuk membuat interaksi antara user dengan situs web menjadi lebih cepat tanpa harus menunggu pemrosesan di web server. Sebelum javascript, setiap interaksi dari user harus diproses oleh web server.
Bayangkan ketika kita mengisi form registrasi untuk pendaftaran sebuah situs web, lalu men-klik tombol submit, menunggu sekitar 20 detik untuk website memproses isian form tersebut, dan mendapati halaman yang menyatakan bahwa terdapat kolom form yang masih belum diisi.
Untuk keperluan seperti inilah JavaScript dikembangkan. Pemrosesan untuk mengecek apakah seluruh form telah terisi atau tidak, bisa dipindahkan dari web server ke dalam web browser.
Dalam perkembangan selanjutnya, JavaScript tidak hanya berguna untuk validasi form, namun untuk berbagai keperluan yang lebih modern. Berbagai animasi untuk mempercantik halaman web, fitur chatting, efek-efek modern, games, semuanya bisa dibuat menggunakan JavaScript.
Akan tetapi karena sifatnya yang dijalankan di sisi client yakni di dalam web browser yang digunakan oleh pengunjung situs, user sepenuhnya dapat mengontrol eksekusi JavaScript. Hampir semua web browser menyediakan fasilitas untuk mematikan JavaScript, atau bahkan mengubah kode JavaScript yang ada. Sehingga kita tidak bisa bergantung sepenuhnya kepada JavaScript.

Perkembangan JavaScript Saat Ini

Dalam perkembangannya, JavaScript mengalami permasalahan yang sama seperti kode pemograman web yang bersifat client side seperti CSS, yakni bergantung kepada implementasi web browser.
Kode JavaScript yang kita buat, bisa saja tidak bekerja di Internet Explorer, karena web browser tersebut tidak mendukungnya. Sehingga programmer harus bekerja extra untuk membuat kode program agar bisa “mengakali” dukungan dari web browser.
Karena hal tersebut, JavaScript pada awalnya termasuk bahasa pemograman yang rumit, karena harus membuat beberapa kode program untuk berbagai web browser.
Namun, beberapa tahun belakangan ini, JavaScript kembali bersinar berkat kemudahan yang ditawari oleh komunitas programmer yang membuat library JavaScript seperti jQuery. Library ini memudahkan kita membuat program JavaScript untuk semua web browser, dan membuat fitur-fitur canggih yang sebelumnya membutuhkan ribuan baris kode program menjadi sederhana.
Kedepannya, JavaScript akan tetap menjadi kebutuhan programmer, apalagi untuk situs saat ini yang mengharuskan punya banyak fitur modern sebagai standar.

Dalam tutorial JavaScript selanjutnya, kita akan berkenalan dengan sejarah dan perkembangan versi JavaScript.

Segala Pengertian berhubungan dengan kompeter


Pengertian Database Menurut Para Ahli
 Menurut Connolly (2010, p65), database adalah suatau kumpulan data yang saling berhubungansecara logis dan penjelasan tentang data yang terhubung tersebut dirancang sedemikian rupasehingga dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh organisasi.Menurut Whitten dan Beently (2007, p548), database adalah kumpulan file yang saling terkait,database tidak hanya kumpulan file. Record pada setiap file harus memperbolehkan hubungan -hubungan untuk menyimpan file lain.Sehingga dapat disimpulkan bahwa database adalah kumpulan data yang terhubung yangdibutuhkan untuk mendukung operasi organisasi.
2.5 Data Flow Diagram dan Contoh Gambar DFD
03 Nov
Pengertian DFD Data Flow Diagram
 -
 Data Flow Diagram
 atau
 DFD
merupakan gambaransuatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang dikembangkan secara logika tanpamempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir. Dengan adanya Data FlowDiagram maka pemakai sistem yang kurang memahami dibidang komputer dapat mengertisistem yang sedang berjalan.
Pengertian Data Flow Diagram Menurut Para Ahli
Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Wikipedia
 adalah suatu diagramyang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yangsedang berjalan logis.
Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Wijaya (2007)
Adalah gambarangrafis yang memperlihatkan aliran data dari sumbernya dalam obyek kemudian melewatisuatu proses yang mentransformasikan ke tujuan yang lain, yang ada pada objek lain.
Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Kristanto, 2003
adalah suatu modellogika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dankemana tujuan data yang keluaran dari sistem, dimana data di simpan, proses apa yangmenghasilkan data tersebut, dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yangdikenakan pada data tersebu

Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Menurut Jogiyanto Hartono, 2005-701
 Adalah Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus datasystem
Beberapa definisi tentang Database menurut beberapa ahli :
1. Menurut Gordon C. Everest :Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi secaraformal dan dikontrol terpusat pada organisasi.2. Menurut C.J. Date :
Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai
oleh sistem aplikasi darisuatu organisasi.- Data input adalah data yang masuk dari luar sistem- Data output adalah data yang dihasilkan sistem- Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem3. Menurut Toni Fabbri :Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary keyuntuk pengulangan data.
Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang CSS 3. Disini saya akan membahassalah satu nya yaitu sejarah dan perkembangan CSS 3, sebelum saya membahas apa itu css 3apakah teman-teman sudah mengetahui apa itu CSS? Bilamana teman-teman sudah mengetahuitentang CSS, tidak ada salahnya kita sedikit merefresh ingatan kita tentang sejarah dan pengertian CSS. Dan bila teman-teman ada yang belum tahu apa itu CSS, mari kita sama-samamempelajari apa itu CSS.
Pengertian CSS
 CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet yang merupakan kumpulan perintah yangdibentuk dari berbagai sumber yang disusun menurut urutan tertentu sehingga mampu mengatasikonflik style. CSS yaitu salah satu bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalamsuatu web supaya web lebih terstruktur dan lebih seragam.
Sejarah CSS
CSS 1
 Pada tanggal 17 Agustus 1996 World Wide Web Consortium (W3C) menetapkan CSS sebagai bahasa pemrograman standard dalam pembuatan web. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembuatan tag-tag baru oleh Netscape dan Internet Explorer, karena kedua browser tersebutsedang bersaing mengembangkan tag sendiri untuk mengatur tampilan web.

CSS 1 mendukung pengaturan tampilan dalam hal :1. Font (Jenis ketebalan).2. Warna, teks, background dan elemen lainnya.3. Text attributes, misalnya spasi antar baris, kata dan huruf.4. Posisi teks, gambar, table dan elemen lainnya.5. Margin, border dan padiing.
CSS 2
 Pada tahun 1998, W3C menyempurnakan CSS tahap awal dengan menciptakan standard CSS 2yang menjadi standard hingga saat ini. Pada level CSS 2 ini, dimasukkan semua atribut dari CSS1 dan diperluas dengan penekanan pada International Accessibiality and Capacibilty kususnyamedia-specific CSS. CSS 2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap formatdokumen agar bisa ditampilkan di printer.
CSS 3
CSS 3adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam mendesainwebsite. CSS 3 dapat melakukan animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna dananimasi 3D. Dengan CSS 3 desaigner dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya padasmartphone dengan dukungan fitur baru yakni media query. Selain itu, banyak fitur baru padaCSS 3 yaitu : Multiple background, border-radius, drop-shadow, border-image, CSS-Math danCSS Object Model.
Pekembangan CSS3 Seperti Apa?
 Dari salah satu situs blog yang saya temui mengatakan hasil pengamatan nya pada beberapa situsyang sudah menerapkan CSS3 + HTML5, ia beranggapan bahwa fungsi jQuery sepenuhnyaakan tergantikan oleh CSS3. Perkiraan ke depan, tidak ada lagi web yang menggunakan jQuerykarena sizenya lebih besar dibanding CSS3. Bukan cuma jQuery, saat ini penggunaan flash jugamulai terakusisi dengan semakin berkembangnya CSS3. CSS3 merupakan bahasa pemrogramanolah digital gambar/citra tingkat tinggi karena dengan CSS3,http://design-web11.blogspot.com/2013/06/pengertian-dan-sejarah-css.html http://yanuarsulistyowibowo.blogspot.com/2012/11/sejarah-perkembangan-html5-css3.html http://www.jeanotnahasan.com/2012/02/mengenal-pengertian-dan-perkembangan.html